Jelaskan tentang Kriya Tekstil : Pengertian, Contoh dan Teknik Pembuatan Kriya Tekstil

Avatar
Jelaskan tentang Kriya Tekstil : Pengertian, Contoh dan Teknik Pembuatan Kriya Tekstil

KITA HEBAT – Tolong jelaskan tentang kriya tekstil, biasanya pertanyaan ini akan kamu temukan pada pelajaran kesenian tingkat SMA.

Kriya Tekstil merupakan salah satu cabang seni yang banyak digunakan di Indonesia.

Pemutih Kulit

Mari kita bahas secara lengkap jelaskan tentang kriya tekstil serta contoh dari seni kriya tekstil.

Seni Kriya tekstil memiliki keterkaitan erat dengan kebutuhan pokok manusia, khususnya dalam hal pakaian, sehingga dianggap sebagai produk esensial yang tak hanya praktis namun juga bernilai estetis.

Kemeja Blouse

Pengertian Kriya Tekstil

Seni Kriya tekstil memiliki keterkaitan yang erat dengan kebutuhan primer manusia, khususnya dalam hal pakaian, sehingga dianggap sebagai produk pokok yang juga memancarkan nilai estetis.

Long Tunik Shanghai

Seni Kriya adalah bagian dari lingkup Seni rupa, kriya tekstil muncul sebagai manifestasi dari gagasan, ide, pikiran, perasaan, apresiasi, dan kreativitas manusia yang mencerminkan nilai estetik.

Proses penciptaan kriya tekstil melibatkan transformasi bahan utama, yaitu tekstil, menjadi objek seni yang memiliki makna mendalam.

Beberapa contoh produk seni kriya, baik yang bersifat tradisional maupun modern, antara lain:

  1. Anyaman
  2. Ukiran
  3. Batik
  4. Keramik
  5. Tenunan
  6. Lukisan
  7. Patung
  8. Arsitektur

Seni kriya tekstil menggambarkan kekayaan warisan budaya yang terus berkembang, mempertahankan nilai-nilai estetis seiring berjalannya waktu.

Jelaskan tentang Kriya Tekstil : Pengertian, Contoh dan Teknik Pembuatan Kriya Tekstil

Teknik Pembuatan Seni Kriya Tekstil

Beragam produk seni kriya, baik tradisional maupun modern, memperkaya warisan budaya Indonesia. Sejumlah contohnya termasuk:

1. Anyaman

Menampilkan keahlian dalam tindih-menindih, silang menyilang, lipat melipat, bolak-balik, dan lungsen, anyaman menggunakan bahan seperti rotan, bambu, pandan, lontar, mendong, enceng gondok, kertas, plastik, dan tari.

Sentra anyaman terdapat di Bali, Sulawesi, Tasikmalaya, Kalimantan, dan Papua.

2. Ukiran

Bali menjadi pusat kriya pahat dengan penggunaan batu andesit pada patung arca.

Seni kriya ini juga mengggunakan berbagai bahan seperti logam, tulang, kayu, dan bahkan kulit hewan untuk menciptakan karya-karya unik.

3. Batik

Pembuatan kain batik melibatkan teknik cap, tulis, dan teknik lukis. Batik tulis menjadi favorit di Indonesia, dan keberagaman coraknya terlihat di berbagai pulau seperti Jawa, Sumatra, Kalimantan, Sulawesi, Bali, Nusa Tenggara, dan Papua.

4. Tenunan

Indonesia dikenal dengan kekayaan dan keberagaman kain tenun, terbagi menjadi dua jenis utama, yaitu tenun songket dan tenun ikat.

Daerah-daerah seperti Aceh, Sulawesi Tenggara, Bali, Sumatra, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Timur, dan Kalimantan Barat menjadi pusat produksi tenun ikat terbesar.

5. Teknik Pahat/Ukir

Teknik ini melibatkan tatah ukir untuk membuat kerajinan dengan menggores, memahat, dan menoreh pola pada permukaan benda yang diukir.

Bali tetap menjadi daerah yang paling menggunakan teknik pahat, terutama pada patung arca dengan bahan baku batu andesit.

6. Teknik Butsir

Teknik butsir melibatkan penambahan dan pengurangan objek dengan menggunakan bahan utama seperti tanah liat.

Teknik ini umumnya diterapkan dalam pembuatan keramik seperti guci dan vas bunga.

Keindahan dan Kekayaan Seni Kriya Tekstil Indonesia

Seni kriya tekstil Indonesia tidak hanya mencerminkan keindahan estetika, tetapi juga mewariskan kekayaan budaya dari generasi ke generasi.

Dari pahat, anyaman, hingga batik, setiap teknik memberikan ciri khas tersendiri, mengukir identitas seni rupa Indonesia yang memukau.

Dalam setiap karya, terdapat nilai kehidupan, sejarah, dan keunikan yang memperkaya panorama seni kriya tekstil di Indonesia.

Semoga ulasan tentang Kriya tekstil diatas bermanfaat bagi sahabat semua.

KITA HEBAT.